Perbedaan antara motor hidrolik dan pompa hidrolik

Oct 12, 2024

Tinggalkan pesan

Persamaan:

 

1.Pada prinsipnya, motor dan pompa hidrolik bersifat reversibel. Jika digerakkan oleh motor listrik, keluarannya berupa energi tekanan (tekanan dan aliran), yaitu pompa hidrolik; Jika oli tekanan masukan mengeluarkan energi mekanik (torsi dan kecepatan), maka menjadi motor hidrolik.

 

2.Dari segi struktural, keduanya serupa.

 

3. Motor hidrolik dan pompa hidrolik memiliki elemen struktural dasar yang sama - volume yang disegel dan bervariasi secara berkala serta mekanisme distribusi oli yang sesuai. Prinsip kerja motor hidrolik dan pompa hidrolik adalah memanfaatkan perubahan volume kerja penyegelan untuk penghisapan dan pembuangan oli.

Untuk pompa hidrolik, ketika volume kerja meningkat, mereka menyerap oli, dan ketika volume kerja menurun, mereka mengeluarkan oli bertekanan tinggi. Untuk motor hidrolik, oli bertekanan tinggi masuk saat volume kerja meningkat, dan oli bertekanan rendah dikeluarkan saat volume kerja berkurang.

 

Perbedaan:

 

1. Pompa hidrolik adalah alat konversi yang mengubah energi mekanik motor listrik menjadi energi hidrolik, menghasilkan laju aliran dan tekanan dengan efisiensi volumetrik yang tinggi; Motor hidrolik adalah perangkat konversi yang mengubah energi tekanan cairan menjadi energi mekanik, menghasilkan torsi dan kecepatan, dengan tujuan mencapai efisiensi mekanik yang tinggi. Oleh karena itu, pompa hidrolik merupakan perangkat energi, sedangkan motor hidrolik merupakan komponen eksekutif.

 

2. Kemudi poros keluaran motor hidrolik harus dapat berputar baik arah maju maupun mundur, sehingga strukturnya simetris; Dan beberapa pompa hidrolik (seperti pompa roda gigi, pompa baling-baling, dll) memiliki pengaturan arah putaran yang jelas, yaitu hanya dapat berputar ke satu arah dan tidak dapat diubah sembarangan.

 

3. Selain port inlet dan outlet, motor hidrolik juga memiliki port kebocoran terpisah; Pompa hidrolik umumnya hanya memiliki lubang masuk dan keluar (tidak termasuk pompa piston aksial), dan kebocoran oli di dalamnya dihubungkan ke lubang masuk.

 

4. Efisiensi volumetrik motor hidrolik lebih rendah dibandingkan pompa hidrolik.

 

5. Biasanya kecepatan kerja pompa hidrolik relatif tinggi, sedangkan kecepatan keluaran motor hidrolik rendah.

 

6. Selain itu, lubang hisap oli pada pompa roda gigi besar dan lubang pembuangan oli kecil, sedangkan lubang hisap dan pelepasan oli pada motor hidrolik roda gigi berukuran sama.

 

7. Motor roda gigi memiliki lebih banyak gigi dibandingkan pompa roda gigi.

 

8. Sudu-sudu pompa baling-baling harus dipasang secara diagonal, sedangkan bilah-bilah motor baling-baling dipasang secara radial; Bilah-bilah motor sudu ditekan pada permukaan stator oleh pegas berbentuk walet pada akar, sedangkan bilah-bilah pompa sudu ditekan pada permukaan stator oleh tekanan oli dan gaya sentrifugal pada akar. Dari segi prinsip kerja, baik motor hidrolik maupun pompa hidrolik mengandalkan perubahan volume ruang kerja tertutup untuk beroperasi. Namun, karena perbedaan tujuan penggunaan dan perbedaan struktural, umumnya tidak dapat langsung dibalik dan digunakan secara bergantian.

Kirim permintaan